Lembaran Baru

1 Nov

Setelah kita tahun tanpa menulis apapun di blog ini, hari ini saya coba kembali untuk menulis. Terakhir kali blog ini terisi tanggal 11 Desember 2009, waktu yang cukup lama. Dulu pada saat masih bekerja di sebuah lembaga swada masyarakat atau lebih dikenal LSM, saya aktif sekali menulis. Baca lebih lanjut

Nasionalisme Cara Gue !

11 Des

Mungkin setiap orang berbeda-beda dalam hal menyampaikan rasa nasionalisme. Ada yang menunjukkannya dengan memasang bendera di halaman rumah, di mobil, di motor, atau bahkan memasang pita merah putih di kepala. Atau dengan cara suka menyanyikan lagu-lagu nasional, lebih memilih produk lokal dibandingkan produk asing? Dan lain sebagainya. Banyak cara menujukkannya. diteruskan membaca

Convert PDF to Word

22 Okt

Ada beberapa mungkin banyak program yang bisa menconvert file PDF ke file word. Salah satunya adalah convertpdftoword.net. Dan cari kerja dari program ini sangat sederhana sekali. Tinggal di masukkan file yang hendak di convert kemudian langsung ada hasilnya. Berbeda dengan program convert yang satu ini pdftoword. Program yang kedua ini, setelah saya mencobanya terlalu banyak langkah-langkahnya. Selain terlalu banyak langkah-langkahnya, untuk melihat hasilnya kita diharuskan memasukkan alamat email. Alamat email ini diperlukan untuk melihat hasil dari convert tersebut. Selain terlalu banyak langkahnya, hasilnyapun terlalu lama untuk kita dapatkan. Dari hasil coba saya, dibutuhkan waktu berjam-jam untuk melihat hasilnya. Jadi jelas, program yang kedua ini tidak simpel. diteruskan membaca

Muhammad Jusuf Kalla

21 Okt

Saya memang tidak pernah bertemu langsung dengan Pak Muhammad Jusuf Kalla, atau yang lebih dikenal dengan sebutan JK. Karena memang saya hanya rakyat biasa. Tetapi saya selalu senang mengikuti berita apa saja yang dilakukan oleh beliau. Saat kampanye kemarin, setiap Pak JK ada di televisi, saya tidak akan pernah mengganti chanel TV. Saya suka dengan gaya bicara beliau yang ceplas-ceplos, apa adanya, tidak dibumbui. Apalagi waktu acara di Metro TV, yang saat itu menayangkan kampanye/dialog JK dengan orang-orang Kadin. JK, sampai mau membuka sepatunya, hal itu dia lakukan karena dia ingin menunjukkan bahwa sepatu yang beliau pakai memang produk dalam negeri. Sangat jarang atau bahkan tidak ada pejabat di tanah air ini, yang mau melakukan hal seperti itu. JK terlalu low profile, dan itu semakin menambah hormat saya terhadap beliau. diteruskan membaca

Rusaknya Jalan Belitang

14 Jul

Cukup lama saya tidak pulang kampung, mungkin sudah 3 kali lebaran. Dan bahkan lebaran ini saya juga tidak akan pulang kampung. Ada kerinduan, memang, namun kerinduan itu masih bisa terobati dengan cara menelpon. Tetapi memang, menelpon saja tidak cukup, karena tidak bisa bertatap muka secara langsung. Tetapi biarlah, kerinduan akan orang tua, sanak keluarga, dan kampung halaman akan saya simpan, sampai akhirnya nanti saya bisa pulang kampung. Kelak. diteruskan membaca

Sawang Sinawang

5 Mar

Mungkin anda pernah membayangkan, bagaimana rasanya kalau jadi Aburizal Bakrie (Ical) dengan total kekayaan 5,4 miliar dolar, sekitar Rp. 50 triliun (Forbes, 2007). Dalam majalah Forbes tersebut menempatkan Aburizal Bakrie sebagai orang nomor satu terkaya di Indonesia. Gila memang. Bisnis keluarga Ical memang begitu menggurita, mulai dari usaha pertambangan, telekomunikasi, media massa, hingga pembangunan infrastruktur. Terbaru, keluarga Ical memenangkan tender pembangunan jalan tol lingkar luar Jakarta dan Trans-Jawa. Dan tidak menutup kemungkinan, masih banyak tender-tender yang dimenangkan oleh Aburizal Bakrie yang tidak terekspose oleh media. diteruskan membaca

Bercermin dan Bersukurlah

28 Jan

Sesekali mengeluh dalam menghadapi lika-liku kehidupan ini, sah-sah saja. Asal jangan setiap hari selalu mengeluh. Karena tidak mungkin Sang Pencipta akan selalu membiarkan mahluk hidupnya selalu berada dalam ketidaksenangan. Hanya saja sampai kapan kita sanggup untuk berada dalam ketidaksenangan tersebut. Satu jam, satu hari, satu minggu, satu bulan, satu tahun, atau bertahun-tahun lamanya. Apakah kita akan selalu terlena, dan diam saja dengan ketidaksenangan tersebut. Ketidaksenangan dalam hal apa saja, pekerjaan, pendidikan, rumah tangga dan lain sebagainya. diteruskan membaca

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.