PRAYOGO – ngudi tentreming ati


Soal Kangen Band dan Tukul

Ditulis dalam Opiniku oleh prayogo pada Maret 26, 2008

Saat lagi browsing-browsing di internet kemudian saya teringat pada satu kelompok band, yah Kangen Band. Saya masukkan keyword Kangen Band, tak lama saya di bawa ke beberapa links tentang Kangen Band. Lumayan juga links-links yang saya dapatkan tentang band tersebut. Dan dari sekian banyak links yang saya dapatkan memang belum semuanya saya buka dan saya baca. Tetapi apa yang saya dapatkan (setelah saya buka dua links), ternyata hanya hujatan saja tentang kelompok band tersebut. Saya tidak tahu, salah apa mereka (Kangen Band) sepertinya mereka tidak pernah berhenti dari hujatan orang-orang yang tidak tahu dan memamahami siapa mereka. Di salah satu links/blog yang saya buka, saya temui ada sekitar 768 tanggapan untuk topik tentang Kangen Band. Dari sekian banyak respon tersebut, tentunya ada yang simpati dan ada yang menghujat, namun sepertinya lebih banyak yang menghujat. Ada apa dengan Kangen Band?

Saya tahu Kangen Band memang belum lama, sebelum mereka masuk ke acaranya KickAndy Metro TV, memang saya sudah sedikit tahu dari teman. Bahwa kelompok Kangen Band yang berasal dari daerah Lampung, dan menurut teman saya, personil-personilnya tersebut berangkat dari orang-orang yang tidak mampu. Ada penjual cendol (Andika/vokalis), kuli bangunan (Dody/gitar), dan lain-lain. Waktu pertama dengar begitu, saya tidak langsung simpati. Namun setelah melihat tayangan Kickandy dan mendengarkan beberapa lagu dari mereka. Memang cukup unik band yang satu ini. Jujur memang untuk kemasan musik yang mereka bawakan masih kurang enak untuk di dengar. Tapi ingat, untuk lirik/sair lagunya, terus terang bagus. Bahkan dari bacaan yang saya dapatkan, album Kangen Band ini laku sampai 3000 keping dan kalau tidak salah mendapatkan Platinum. Ajungi jempol untuk band yang satu ini. Bahkan judul lagu Lelaki Cadangan yang dibawakan oleh T2 juga banyak yang suka.

Sebenarnya, yang ingin saya tulis kali ini bukanlah tulisan yang menghujat atau membenci mereka. Tetapi sebuah tulisan yang suka dan bersimpati terhadap mereka. Bukan karena mereka asal pulaunya sama dengan saya, Sumatera. Tetapi ada beberapa sebab, antara lain. Sekarang begini, benci tidak benci, suka atau tidak suka kita terhadap band tersebut. Toh saat ini mereka masih terus eksis. Bahkan yang saya dengar saat ini mereka sedang mempersiapkan album kedua. Semoga album kedua ini diterima di pasaran, seperti album yang pertama. Yang saya tahu, kebanyakan dari kita itu hanya bisanya menghujat atau mengkritik. Sepertinya orang-orang yang tidak suka terhadap band tersebut tidak rela melihat kesuksesan band asal daerah tersebut. Kenapa kita tidak belajar dewasa untuk menerima apa yang ada. Sekali lagi suka tidak suka, album mereka laku di pasaran. Dan di saat kita sedang sibuk menghujat dan mengkritik mereka, nan jauh di sana, saat ini mereka sedang menikamati hasil dari jerih payah mereka selama ini, mereka punya rumah, punya kendaraan, punya tabungan dan lain-lain. Lantas, kenapa buang-buang waktu dengan mengkritik mereka habis-habisan.

Bahkan ada yang menyamakan jalan hidup Kangen Band dengan Tukul. Mereka menganggap Kangen Band dan Tukul itu adalah orang kampung yang punya rejeki kota (atau lebih tepatnya tidak pantas). Hai man !, kamu yang salah, kamu yang picik, kenapa kamu punya pikiran seperti itu. Saya pikir, orang yang tidak suka dengan mereka adalah orang yang sebenarnya tidak mampu atau tidak punya kelebihan. Soal Kangen Band yang dulunya tukang cendol tukang bangunan, its ok, itu dulu. Seperti yang pernah mereka katakan, mungkin ini sudah jalan yang Allah berikan. Susah payah di bawah dengan jualan es cendol, jadi kuli bangunan, tetapi akhirnya berhasil di bidang musik. Memang, kebanyakan orang berhasil itu berasal dari bidang yang memang dari awal mereka rintis. Tetapi untuk Kangen Band, mungkin Yang Maha Kuasa kasih jalan lain.

Soal Tukul, saya suka Tukul sebagai Tukul pribadi, bukan Tukul sebagai presenter acara Empat Mata. Tukul juga berangkat benar-benar dari bawah, dari mulai jadi sopir, figuran di Srimulat, dan lain-lain. Tetapi perlu diacungi jempol, kerja keras dan pantang menyerah dia yang pada akhirnya membawanya sukses seperti saat ini. Ini yang perlu kita pelajari dan kita tiru. Sekali lagi, suka atau tidak suka, benci atau tidak benci dengan Tukul, toh saat ini dia sudah menjadi orang yang kaya. Bahkan dari informasi yang saya dapatkan, untuk satu tayang Empat Mata, dia bisa mendapatkan 100 juta, bisa bayangkan sendiri, sudah episode ke berapa saat ini. Itu yang dia dapatkan jadi presenter, belum yang lain, dari iklan dan lain sebagainya.

Kangen Band dan Tukul hanyalah dua contoh yang sebenarnya itu menunjukan kuasa dari Yang Maha Kuasa. Apa-apa yang DIA inginkan, pasti akan terjadi. Marilah kita semua belajar untuk dewasa. Belajar menerima apa yang sudah di takdirkan oleh Yang Maha Kuasa.

Tetap semangat, dan terus berjuang.

8 Tanggapan ke 'Soal Kangen Band dan Tukul'

Berlangganan pada komentar RSS atau LacakBalik ke 'Soal Kangen Band dan Tukul'.

  1. Tanto berkata,

    Benar apa yang dikatakan oleh Mas Prayogo, bahwa kita sebagaimana manusia harus menerima apa yang sudah menjadi suratan dari Yang Maha Pencipta.


  2. Wow aku suka tulisan yang bermuatan pesan luhur kaya begini. Selamt.

  3. ihduy berkata,

    Dari kejadian ini,bner2 banyak hikmah yang bisa kita ambil mas.. Allah s.w.t memang maha adil :)

  4. sugeng berkata,

    Bener kata Mas Yoga, Syirik tanda tak mampu. Kalau kita tidak mampu mendingan diam jangan banyak bicara, daripada banyak bicara tapi isinya hanya menyakitkan orang lain.

  5. amama ali berkata,

    Menimbang:
    1. Bahwa yang tidak suka adalah mereka-mereka yang merasa tersaingi.
    2. Bahwa yang menghujat ternyata tidak sepopuler mereka.

    Memutuskan:
    Sirik tanda tak mampu
    tak mampunya jadinya sirik
    konslet!!!!!!!!
    lirik dari BIP

  6. guspur berkata,

    buat para penghujat di harapkan just shut-up , karena yang ngehujat akan menjadikan boomerangnya sendiri, liat aja nanti akan ada dampaknya (special bagi para musisi seniornya yang menganggap enteng band ini, he .. he), inget setiap orang yang berbuat gk baek pasti ada balesannya. maju trus kangen band!!!!!!!!!!!!!!!!!

  7. Adekmu_Dwi berkata,

    terus posting yg bagus2 kak,,,,

  8. narpen berkata,

    jujur saya emang kurang suka suara vocalist cowonya, tapi suara cewenya bagus sih. Lagunya lumayan sebenernya.
    Terlepas dari bagus apa nggak, menurut saya setiap hasil usaha emang seharusnya dihargai. Saya yakin perjuangan mereka ke sana gak main2. Kalaupun ga suka ya jangan dihujat.. biarkan pasar yang memilih (dan nyatanya emang mereka masih bertahan kan sampai sekarang)

    *sebagai orang yang dulu pernah berusaha belajar main gitar tapi ga bisa2, saya tau diri deh :p


Tinggalkan Balasan