Hal-hal Yang Tidak Menyenangkan

4 Jun

Dalam kehidupan sehari-hari yang kita jalani, kita selalu di hadapkan dengan dua hal, menyenangkan dan tidak menyenangkan. Ada suka dan pasti ada duka. Ada yang baik dan pasti ada yang kurang baik. Semuanya memang sudah di ciptakan oleh Yang Maha Kuasa dengan berpasang-pasangan. Kita sebagai manusia tidak akan bisa mempungkiri hal tersebut. Berkaitan dengan hal di atas, di sini saja akan mencoba membuat list tentang beberapa hal yang saya anggap kurang menyenangkan atau lebih tepatnya tidak saya sukai.

Pertama, melihat tayangan televisi baik itu sinetron atau infotainment (gosip). Terus terang saya anti sekali dengan dua program tersebut. Pertama tentang sinetron, banyak hal yang saya anggap jalan ceritanya tidak masuk akal. Jenuh sekali mengikuti jalan ceritanya, dan sebenarnya sinetron yang ada di televisi kita sangat tidak mendidik. Kedua, soal gosip. Saya setuju sebenarnya dengan Fatwa MUI dulu, yang mengatakan bahwa tayangan televisi gosip itu haram. Namun sayang, karena banyak tekanan dari berbagai pihak, akhirnya gosip yang awalnya diharamkan, menjadi mubah atau di perbolehkan. Kenapa saya setuju bahwa gosip itu haram. Karena di dalam gosip itu sendiri yang ada hanyalah mengunjingkan masalah atau membuka aib orang lain. Bukankah kita sebagai muslim tidak boleh membuka atau membicarakan aib orang lain. Bahkan kalau bisa kita harus menutupinya. Secara ringkas, sinetron dan gosip tidak masuk dalam kamus saya (saat menonton televisi). Saya hanya ingin menonton televisi jika ada siaran sepak bola, berita, siar agama, film action dan atau drama. Sisanya TIDAK.

Kedua, tidak suka dengan orang yang kurang menghargai waktu. Saya merasa kesal sekali kalau janjian dengan orang tetapi selalu jam karet. Seakan-akan waktu itu tidak dianggap sesuatu yang penting. Tentang bagaimana kita memanajemen waktu silahkan baca postingan saya terdahulu yang berjudul Efektif Dengan Waktu. Janganlah sekali-kali membiarkan waktu berlalu tanpa ada kegiatan yang berarti. Sayang rasanya kalau waktu di biarkan begitu saja, tanpa di isi dengan sesuatu yang manfaat. Bukankah begitu?

Ketiga, menunggu bus kota. Ini salah satu kebosanan saya jika saya berangkat kuliah harus menunggu bus kota di daerah UKI (sebuah daerah dekat dengan Halim Perdana Kusuma Jakarta Timur). Di kota Jakarta yang semakin macet dan semrawut, kita tidak bisa memprediksikan jam berapa mobil akan datang. Apalagi di saat menunggu bus, jarum jam sudah menunjukkan pada waktu yang seharusnya kita sudah ada di tempat yang akan kita tuju. Sebagai contoh, saya lebih dari satu kali tidak bisa mengikuti ujian dan akhirnya harus pulang kerumah dengan tanpa hasil. Sungguh sangat menyebalkan.

Keempat, sakit. Sebenarnya ini tidak boleh di buat kesal. Karena seutuhnya badan ini bukan milik kita. Sesungguhnya badan ini milik Allah Ta’ala. Kita tidak bisa meng-klaim bahwa badan ini milik kita. Karena kalau badan ini milik kita, pasti kita bisa berbuat apa saja terhadapnya. Tetapi nyatanya tidak. Sebagai contoh, kalau sariawan datang, kita tidak bisa berkata ”eh sariawan jangan dulu datang, karena saya mau makan enak” toh nyatanya tetap tidak bisa. Karena bibir ini bukan milik kita, jika sariawan datang, maka dia akan datang juga. Oleh sebab itu badan dan seluruh anggota tubuh ini hanyalah milik Allah. Kita sebagai manusia harus bisa menjaganya. Bagaimana supaya tetap fit dan tidak jatuh sakit. Apalagi sakit di jaman sekarang biayanya sangat mahal. Oleh sebab itu, sakit juga merupakan hal yang tidak saya sukai.

Mungkin keempat hal yang saya tulis di atas hanyalah beberapa hal global yang saya kurang suka. Dan sebenarnya masih banyak hal-hal yang kurang menyenangkan. Mungkin lain kali akan saya tuliskan kembali. Tetapi memang masalah itu tidak pernah akan hilang dari kehidupan kita sehari-hari. Selama kita masih hidup di dunia ini, maka masalah itu selalu saja ada. Tinggal bagaimana kita menghadapi masalah tersebut. Bisa tidak kita menghadapinya, jika bisa maka masalah itu akan selesai dan tidak menimbulkan masalah yang baru. Namun jika tidak, maka masalah yang ada berpotensi menimbulkan masalah yang lain. Kalau bisa dalam menghadapi masalah kita meminjam istilah atau moto dari Pegadaian ”Mengatasi masalah tanpa menimbulkan masalah”.

Selalu semangat, dan terus berjuang.

9 Tanggapan to “Hal-hal Yang Tidak Menyenangkan”

  1. De Juni 5, 2007 pada 4:18 pm #

    Maksudnya Pegadaian kan mas? Buru2 kayaknya nulise😀. Kita emang ga bs ngatur kpn sariawan datang, tp kita bs mencegahnya kan mas?

  2. Evy Juni 5, 2007 pada 11:11 pm #

    aku juga ga suka nonton sinetron indonesia, wah bombastis banget ga mendidik sama sekali ya pak, ga menghargai waktu sebagian besar sifat orang daerah hangat sih… menunggu bisa, sayang ga ada jadwal ya pak, andaikan lebih teratur jadwalnya sama bisa di planning. Sakit…nah ini karena ga suka sakit, aku olah raga, makan cukup dan minum vitamin, kalau masih kena penyakit juga ya wallahu alam yg penting usaha🙂

  3. kikie Juni 6, 2007 pada 3:52 pm #

    kenapa MUI lebih tunduk pada desakan orang daripada fakta bahwa membeberkan aib orang itu memang haram? ini yang saya sayangkan. pantas kalau sampai sekarang tidak pernah MUI berfatwa “korupsi haram”.

    menunggu itu mengesalkan, tapi kalau ada buku yang bisa dibaca selama menunggu .. asik juga ^ ^.

  4. kangguru Juni 12, 2007 pada 8:42 am #

    sinetron ngak deh, mending tidur aja dari pada nonton sinetron
    nunggu bis hihih kita senasib
    waktu itu seich relative

  5. venus Juni 15, 2007 pada 11:38 am #

    saya anti sinetron sumpah!!

  6. helgeduelbek Juni 17, 2007 pada 5:33 am #

    Komentar soal sakit, “katanya” itu adalah kompensasi atas dosa-dosa yang pernah dilakukan, bener gak. Mari tobat kalau gitu,😀

  7. Qee Juni 20, 2007 pada 9:10 am #

    Seumur hidup saya beru seminggu lalu naik kereta ekonomi di Jakarta, sebab di Kaltim tidak ada kereta. Mungkin bagi kebanyakan orang Jakarta kereta adalah benda berguna tapi dengan nilai minus untuk segala hal. Tapi sampai hari ini saya masih merindukan bunyinya, kecepatannya, berdesakannya, kesemrawutannya. Sebab hidup itu sendiri adalah seni, dan seni selalu subjektif. Mari menikmati ketidaknyamanan, supaya semua jadi nyaman ^_^
    Salam dari Balikpapan.
    Saya link ya…

  8. ndarualqaz Juni 21, 2007 pada 12:02 am #

    walah, hal paling gak menyenangkan itu ya donlod udah 98 % eeeee, di ping lewat cmd yang keluar request time out, walah ngeselin banget tuh.

    sinetron, NO
    nunggu bis, NO
    telatan, NO
    sakit, NO

    semua hal diatas juga hal yang paling gak saya suka

  9. Cahaya Islam Juli 15, 2007 pada 12:11 pm #

    Assalamualaikum wr wb.
    Ketika hendak melakukan perbuatan dosa, termasuk bagian dari hal yang tidak menyenangkan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: