Filosopi Permainan Sepak Bola

27 Agu

Sepak bola adalah cabang olah raga yang paling banyak di gemari oleh penghuni planet yang bernama bumi ini. Siapa yang tidak suka dengan sepak bola, hampir semua suka, baik itu laki-laki atau perempuan. Saya juga termasuk orang yang sangat suka dengan sepak bola. Kenapa saya suka, karena menurut saya di dalam permainan sepak bola banyak sekali pelajaran yang bisa kita dapatkan. Dan pelajaran itu bisa kita terapkan di dalam kehidupan kita sehari-hari. Berikut ini saya akan mencoba memberikan beberapa pelajaran atau makna yang bisa kita dapatkan dari permainan sepak bola (pendapat pribadi penulis). 

Pertama, soal kerja sama. Kita diciptakan hidup di dunia ini dengan berpasang-pasangan. Kita tidak bisa hidup sendirian, kita saling membutuhkan. Oleh sebab itu, kita di kenal dengan yang namanya makhluk sosial. Di dalam permainan sepak bola kita juga tidak bisa sendirian. Sehebat dan sejago apapun kita dalam men-dribing bola, namun kalau kita sendirian lawan 11 orang, pasti akan remuk redam. Oleh sebab itu, kita butuh 10 orang, supaya bisa dikatakan sebuah tim. Dalam kehidupan sehari-haripun kita membutuhkan pasangan. Lak-laki butuh perempuan, untuk membina keluarga yang bahagia. Presiden membutuhkan rakyat, agar supaya bisa di sebut negera. Dari semuanya itu diperlukan kerjasama, kekompakan dan lain sebagainya. Andai semua berjalan dengan sendiri-sendiri, bukan sukses yang akan di capai namun kehancuran yang akan di dapat.   

Kedua, soal waktu. Waktu itu ibarat kereta yang sudah berjalan, sekali dia berjalan, maka di tidak akan mau menunggu atau berhenti kembali. Begitu juga dengan waktu yang ada di sepak bola. Waktu normal yang dibutuhkan dalam permainan sepak bola adalah 2 x 45 menit = 90 menit. Kita harus benar-benar bisa memanfaatkan waktu tersebut dengan sangat efektif dan efisien. Selama waktu yang diberikan belum habis, maka kita bisa pergunakan untuk apa saja: mengatur strategi, merubah formasi, dan lain sebagainya. Sama seperti kehidupan di dunia ini. Selama kita masih di beri waktu/umur maka pergunakanlah dengan sebaik mungkin. Andai saat ini kita berada di jalur yang salah, segeralah rubah ke jalur yang benar. Sebelum waktu yang diberikan kepada habis (kiamat sugro ataupun kiamat kubro). Karena jika waktu yang telah diberikan habis, maka kita tidak akan pernah bisa berbuat apa-apa lagi.

Ketiga, soal konsentrasi. Di dalam permainan sepak bola, kita di tuntut selama dua kali 45 menit untuk tetap berada dalam konsentarasi yang penuh. Sedikit kita lengah, maka tidak menutup kemungkinan kita akan kecolongan/kemasukan. Begitu juga dengan kita di dunia ini. Selalu kita di tuntut untuk konsentrasi. Dalam bekerja, dalam berbisnis, dalam berumah tangga, kesemuanya itu kita dituntut untuk tetap konsentrasi dan fokus. Sekali atau sedikit saja kita lengah, maka kesalahan atau kegagalan akan menghampiri kita. Demikian beberapa filosopi yang ada di dalam permainan sepak bola. Sebenarnya masih banyak yang lain. Namun untuk kesempatan kali ini, saya hanya memberikan tiga pelajaran saja yang bisa kita dapatkan dalam sepak bola. Lain kali akan di tulis filosopi-filosopi lain yang tentunya masih menyangkut sepakbola.  

Selalu semangat, dan terus berjuang.

Satu Tanggapan to “Filosopi Permainan Sepak Bola”

  1. Kang Adhi Agustus 28, 2007 pada 6:21 pm #

    Guru saya pernah bilang kalau mau lihat watak orang lihatlah ketika dia olah raga. Nah Sepakbola mungkin salah satu contohnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: