Arsip | September, 2007

Awas, Ada “Gerandong” di Belitang

24 Sep

Kenalkah anda dengan yang namanya Gerandong. Buat orang yang suka sinetron kolosal pasti tahu siapa si Gerandong. Dalam sinetron televisi, Gerandong adalah anak dari Nini Pelet yang seram dan jahat. Namun untuk masyarakat Belitang dan sekitarnya ”Gerandong” adalah sebutan untuk penjahat. Tidak di ketahui kapan pastinya dan siapa yang pertama kali yang membuatkan julukan tersebut. Yang jelas julukan tersebut keluar seiring dengan maraknya kejahatan (di daerah Belitang) dan tenarnya sinetron Nini Pelet (Misteri Gunung Merapi). Kejahatan Gerandong telah menebarkan teror yang meresahkan warga di kampung. Gerombolan Gerandong di kenal lihai dalam beraksi, sekaligus lihai dalam melarikan diri. Oleh sebab itu sampai sekarang masih banyak Gerandong-Gerandong yang bebas berkeliaran dan melakukan kejahatan.  Baca lebih lanjut

Iklan

Jalur Cepat Ke Yang Maha Kuasa

17 Sep

Tak terasa, hari ini adalah hari ke lima kita menjalankan kewajiban kita, yakni berpuasa Ramadhan. Dan tidak terasa pula, postingan yang saya tulis ini adalah postingan setahun saya menggunakan blog. Karena dulu awal-awal saya bermain dengan blog, saya juga sudah pernah menuliskan sebuah postingan yang berjudul Puasa di Masa Kecil. Itu artinya kurang lebih sudah satu tahun saya nge-blog. Kalau di postingan saya tahun dulu bercerita tentang puasa di waktu kecil. Namun saat ini saya akan mencoba menuliskan hubungan puasa dengan internet (jalur koneksi). Memang ada hubungannya? Lalu apa hubungannya puasa dengan jalur koneksi internet. Baca lebih lanjut

Hukum di Negeri ini, Untuk Siapa?

8 Sep

Sebenarnya saya tidak tertarik untuk menulis dengan bahasan judul di atas. Namun setelah mendengar cerita dari ”orang dekat saya”, tentang kejadian yang terjadi beberapa bulan yang lalu di daerahnya. Tetap saja, saya jadi tidak tahan untuk berdiam diri membiarkan kejadian itu hilang begitu saja. Apalagi saya punya media (blog) yang saya pikir bisa saya jadikan sarana untuk bercerita. Toh, walaupun pada akhirnya tulisan ini tidak ada yang membaca atau memberikan komentar, saya tidak ambil pusing, saya tetap akan menuliskannya. Karena saya yakin, suatu hari nanti pasti akan ada orang yang datang ke blog ini dan kemudian meluangkan waktunya untuk membacanya.

Saya akan mulai ceritanya