Archive | Maret, 2007

Akankah gairah itu memudar, lalu hilang?

26 Mar

Baju baru, mobil baru, rumah baru, teman baru, dan termasuk isteri/suami yang baru pasti sungguh menyenangkan. Setiap saat, setiap detik pasti selalu ingin melihatnya, setiap saat, setiap detik pasti ingin di sampingnya. Lalu apa yang terjadi kalau barang-barang tersebut sudah tidak baru lagi. Pasti daya pesonanya akan kurang, dan sudah barang pasti juga rasa suka dan cinta kita terhadap barang tersebut lambat laun akan memudar, lalu hilang. Saya jadi ingat waktu masih kecil

Delapan Tips browsing di warnet

23 Mar

Banyak hal atau peristiwa yang tidak kita inginkan saat kita melakukan browsing di warnet. Dari mulai password kita di ketahui orang, sampai tingkat yang paling merugikan yakni pembobolan kartu kredit yang kita miliki. Agar hal-hal yang tidak di inginkan tersebut terjadi pada diri atau teman-teman kita. Berikut ada delapan tips yang dapat di gunakan saat kita bermain internet di warnet. Mari lanjutkan membacanya

Menggunakan search engine dengan efektif

16 Mar

Search engine adalah sebuah situs yang pertama kali kita kunjungi saat kita membutuhkan informasi di internet. Tujuan awalnya adalah untuk mencari informasi atau data yang kita butuhkan. Tetapi tidak jarang malah kita kecewa, kenapa, karena sudah menghabiskan banyak waktu di depan komputer namun data atau informasi yang kita cari belum di dapatkan, apalagi biaya untuk bayar internet di warnet cukup lumayan. Berikut ini ada 10 tips yang dapat anda gunakan sebagai panduan dalam mencari informasi di internet, agar pencarian kita efektif dan efisien.  Mau Tau tips-tipsnya, baca terus ya

Jangan meremehkan sebuah postingan

13 Mar

Sadar tidak kah teman-teman semua, bahwa kalau kita jeli dan mau memperhatikan apa-apa yang di tulis diblog itu merupakan ilmu untuk kita semua. Tetapi terkadang kita mengacuhkan hal-hal sepele tersebut. Sering kali kita hanya membaca judul postingannya, tanpa membaca isinya sampai habis. Lalu kemudian memberikan komentar yang sebenarnya maaf kalau saya menyebutkan tidak terlalu berguna. Suatu kali Mas Urip pernah memposting sebuah tulisan yang kurang lebih isinya tentang komentar-komentar di blog yang sifatnya membangun atau menambah ilmu. Itu memang betul sekali, kalau komentar-komentarnya bagus, dalam artian se pemberi komentar sebelum menulis membaca terlebih dahulu secara keseluruhan postingan tersebut. Kemudian baru memberikan komentar. Sudah barang tentu untuk yang seperti ini komentarnya pasti akan bagus dan nyambung dengan topik yang diangkat. Selain nyambung, komentar tersebut juga akan menambah wawasan si penulis dan pembaca yang lain. Jadi di sini terjadi peristiwa timbal-balik. Saling menguntungkan bukan. Saya termasuk orang yang suka melakukan

Sekilas Tentang Kampungku, Belitang

7 Mar

Prayogo: Ajeng teng pundi mbah?
Mbah Bejo: Ajeng teng saben le, niki ajeng nanem polowijo.
Prayogo: Monggo mbah, kulo rumiyien.

Pasti anda berpikir bahwa sepenggal percakapan di atas di lakukan di sebuah desa di daerah Jawa Tengah atau daerah Jawa yang lain. Kalau memang itu yang ada di benak anda, ternyata anda salah besar. Percakapan itu dilakukan di sebuah desa di daerah Belitang OKU Sumatera Selatan, kampung kelahiranku. Maka jangan heran kalau anda datang ke Belitang yang merupakan lumbung padi di Sumatera Selatan, banyak sekali di temukan orang-orang Jawa. Mereka adalah orang-orang transmigran. Para transmigrasi tersebut tiba di daerah Belitang melalui program kolonisasi massal yang dilakukan pemerintah Belanda pada tahun 1930-an. Dan kebanyakan orang Jawa yang benar-benar giat bekerja keras menjadi sukses, dan makmur hidupnya. Karena masyarakat Jawa sendiri memiliki filosofi sepi ing pamrih, rame ing gawe, yaitu menekankan pentingnya kerja nyata tanpa banyak mengeluh. Soal bahasa, banyak bahasa yang di gunakan di daerah ini.

Agama di Komersilkan, siapa yang salah?

5 Mar

Saya tidak habis pikir dengan perkembangan yang terjadi dengan dunia sinetron di tanah air. Begitu banyak senetron yang muncul, dengan judul yang kadang sangat tidak masuk akal. Sebenarnya saya orang yang tidak pernah peduli dengan yang namanya sinetron, tapi kali ini mau tidak mau saya akan menulis apa yang selama ini menjadi kegelisahan saya tentang dunia sinetron. Seperti apa yang pernah di tulis oleh Cak Moki dengan judul postingan ”Sinetron dokter tidak mendidik”. Dan itu memang benar sekali, namun kali ini akan saya coba angkat sisi lain dari yang namanya sinetron, yakni para pemain dan orang-orang di balik itu. Monggo di terus ake mbocone